Materi 1 : Pengantar Bisnis Internasional
Bayangkan ada seorang pengusaha kopi dari Aceh bernama Pak Budi. Awalnya, ia hanya menjual kopi arabika ke warung-warung kecil di kampungnya. Bisnisnya cukup lancar, tapi pertumbuhannya lambat. Suatu hari, ada turis dari Jepang yang berkunjung ke warungnya dan mencoba secangkir kopi. Turis itu berkata, “Kopi ini luar biasa! Di Jepang, kopi seperti ini bisa dijual 5 kali lipat lebih mahal.”
Sejak saat itu, pikiran Pak Budi terbuka. Ia mulai bertanya pada dirinya sendiri:nMengapa saya hanya menjual kopi di pasar lokal, padahal ada permintaan besar di luar negeri? Apa yang harus saya lakukan agar kopi saya bisa masuk ke pasar Jepang atau bahkan EropanApa risikonya jika saya menjual produk ke luar negeri?
Apa Itu Bisnis Internasional?
Bisnis internasional adalah semua kegiatan bisnis yang melintasi batas negara. Ketika Pak Budi ingin menjual kopi ke Jepang, ia tidak hanya menjual produk, tetapi juga harus berhadapan dengan Hukum negara lain: Apakah kopi bisa masuk tanpa tarif tinggi ? Mata uang asing: Bagaimana jika yen menguat, apakah keuntungan masih besar ? Budaya dan selera konsumen: Orang Jepang suka kemasan minimalis, sementara orang Eropa lebih tertarik pada label organik. Pak Budi sadar, bisnis internasional itu jauh lebih rumit dibanding bisnis domestik. Tapi di situlah tantangannya.
Mengapa Perusahaan Masuk Pasar Internasional?
Seperti Pak Budi, banyak perusahaan punya alasan:
- Mencari pasar baru – Produk dalam negeri sudah jenuh, tapi di luar negeri masih punya peluang besar.
- Mencari sumber daya – Seperti Apple yang mencari bahan baku dari berbagai negara.
- Efisiensi biaya – Misalnya pabrik dipindahkan ke Vietnam karena tenaga kerja lebih murah.
- Meningkatkan daya saing global – Kalau tidak go international, bisa kalah dari pesaing.
Globalisasi: Sahabat atau Ancaman?
Ketika Pak Budi akhirnya berhasil mengekspor kopi ke Jepang, ia merasakan dampak globalisasi. Positif: Omset naik, kopi Aceh dikenal dunia, lapangan kerja bertambah. Negatif: Ia harus bersaing dengan kopi dari Brasil, Kolombia, dan Ethiopia yang juga masuk ke Jepang. Globalisasi seperti pisau bermata dua. Bisa jadi peluang, bisa juga ancaman.
Siapa Pemain Utama dalam Bisnis Internasional?
- Pemerintah – Menentukan aturan ekspor-impor, pajak, dan perjanjian perdagangan.
- Perusahaan Multinasional (MNCs) – Raksasa seperti Unilever, Samsung, atau Toyota yang menguasai pasar global.
- Lembaga internasional – WTO, IMF, dan World Bank yang mengatur “aturan main” perdagangan dunia.
Pak Budi sadar, jika ingin bertahan, ia harus memahami permainan di “panggung besar” ini.
Penutup
Dari cerita Pak Budi, kita belajar bahwa : Bisnis internasional bukan sekadar menjual barang ke luar negeri, tetapi melibatkan strategi, regulasi, budaya, dan risiko global. Perusahaan yang mampu membaca peluang global akan tumbuh besar, sementara yang hanya bermain di pasar lokal bisa tertinggal.
-----
Tugas pertemuan-1 jawab di edlink nya waktu sepekan,
“Jika Anda menjadi Pak Budi, apa strategi pertama yang akan Anda ambil agar produk Anda bisa sukses di pasar internasional?”

Posting Komentar untuk "Materi 1 : Pengantar Bisnis Internasional "