Setelah New Normal, 14 Sektor Usaha ini Masih Relevan dijadikan Pilihan Bisnis
Berbisnis adalah suatu profesi yang mulya, karena dapat membantu mengurangi jumlah pengangguran. Jika kita berbisnis dan merekrut pegawai maka kita menolong orang lain untuk memiliki penghasilan. Hanya untuk berbisnis kita harus memilih bidang bisnis yang kita sukai dan dan kita kuasai agar dapat dijalani dengan enjoy dan professional. Berikut ini ada sejumlah bidang bisnis yang dapat kita pilih setelah new normal, terutama untuk pemula dan skalanya usaha kecil menengah.
1. Sektor KecantikanUsaha disektor kecantikan
contohnya membuka salon dan SPA atau kecantikan lainnya. Sebelum membuka usaha
ini sebaiknya calon pengusaha memahami seluk beluk kecantikan, misalnya dengan
cara mengikuti kursus kecantikan. Dengan demikian pengusaha tersebut lebih
mudah untuk mengelola usahanya dan tidak
tergantung kepada anak buah jika terjadi suatu masalah.
2. Sektor Keterampilan
Contoh usaha disektor
keterampilan antara lain sector jasa perbaikan (service), seperti service
elektronik (televise, radio, kulkas,ac), motor (sepeda motor atau mobil), atau
service mesin-mesin. Seperti halnya dengan sector kecantikan, calon pengusaha
disektor keterampilan jasa perbaikan perlu memiliki kemampuan dulu dibidangnya
dengan mengikuti kursus atau pelatihan.
3. Sektor Konsultan
Usaha dibidang konsultan
adalah menjadi penasehat untuk berbagai bidang usaha misalnya : konsultan
manajemen, konsutan hukum, konsultan psikiater, konsultan teknik dan konsultan
lainnya. Pemilihan jenis usaha konsultan harus memiliki latar belakang bidang
ilmu yang akan mendukung usahanya. Misal konsultan manajemen harus memiliki
keahlian dibidang manajemen dengan tingkat pendidikan minimal S-2 atau memiliki
sertifikasi yang diakui sebagai konsultan manajemen misal BNSP.
4. Sektor Industri
Sektor Industri sangatlah
luas dan beragam. Sektor ini akan menghasilkan suatu produk olahan. Untuk usaha
kecil dan menengah misalnya membuka pabrik makanan seperti, tempe, tahu,
kerupuk, roti, atau usaha industry batu bata, genteng dan garment.
5. Sektor Tambang
Sektor tambang dapat juga
dilakukan baik untuk usaha kecil dan menengah seperti penambangan pasir,
kaolin, timah, emas atau batu bara.
6. Sektor Kelautan
Usaha yang dapat dilakukan
di sector kelautan adalah usaha penangkapan ikan dengan menyediakan kapal-kapal
penangkapan ikan bagi para nelayan, baik untuk skala kecil maupun menengah.
7. Sektor Perikanan
Usaha di sector perikanan
antara lain dengan membuka usaha tambak ikan atau udang, baik air tawar
misalnya budi daya ikan lele, emas, gurami, bawal, patin dan lainnya. Sedangkan
di air laut misalnya budi daya rumput laut dan mutiara. Selain itu juga bisa
membuat usaha tempat pemancingan dan budi daya ikan hias.
8. Sektor Agribisnis
Usaha disektor agribisnis
dapat dilakukan dengan cara membuka pertanian baik yang bersifat jangka pendek
maupun janga panjang. Untuk yang bersifat jangka pendek misalnya penanaman
sayur mayor, jangka menengah menanam jeruk, pisang, nenas dan lain-lain.
Sedangkan untuk jangka panjang bisa berupa cengkeh, karet dan kelapa sawit.
9. Sektor Pendidikan
Usaha disektor pendidikan
yang dapat dilakukan adalah membuka lembaga pelatihan kursus-kursus, mendirikan
sekolah taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama
(SMP), sekolah menengah atas (SMA) atau membuat perguruan tinggi (akademi,
sekolah tinggi, atau universitas)
10. Sektor Percetakan
Usaha disektor percetakan
dapat dilakukan dengan membuka usaha foto copy, sablon, percetakan buku,
majalah, Koran atau lainnya.
11. Sekor seni
Untuk yang memiliki bakat
seni usaha ini bisa berupa membuat lukisan, seni ukir, menjadi penulis cerita,
guru vocal atau guru untuk alat-alat music.
12. Sektor Kesehatan
Ini usaha yang memiliki
latar belakang ilmu kesehatan, seperti dokter dengan membuat klinik,dan apotik
harus ada tenaga apotekernya.
13. Sektor Perdagangan
Usaha disektor perdagangan
dapat dilakukan dengan membuka toko, kios, membuka usaha kuliner, dan sector perdagangan
lainnya.
14. Sektor Pariwisata
Usaha disektor wisata dapat
dijalankan dengan membuka biro perjalanan, usaha wisata, membuka tempat
penginapan, tempat rekreasi dan hiburan dll.
Sebenarnya masih bisa lebih
banyak kalau kita mau gali lebih dalam, tetapi setidaknya 14 sektor ini sudah
mewakili sektor usaha yang mungkin akan anda pilih setelah new normal. Ayo tunggu apalagi semoga
ada segera pilihan sector bisnis yang bisa kita jalankan untuk menjadi seorang
pengusaha.

Posting Komentar untuk "Setelah New Normal, 14 Sektor Usaha ini Masih Relevan dijadikan Pilihan Bisnis"