Anda Pemimpin ? Pelajari dulu 8 Kelemahan yang Membuat Banyak Pemimpin Gagal dalam Memimpin
Ketika anda ditunjuk menjadi seorang pemimpin disebuah organisasi tentunya menjadi sebuah kehormatan, apalagi jika proses kepemimpinan yang diraih dengan prosedur yang benar, serta melalui kompetisi yang sehat dan ketat, tentunya hal ini akan menjadi kebanggaan dan kebahagiaan anda. Namun demikian tidak sedikit seorang pemimpin menjadi terhina karena ketidakmampuannya dalam memimpin yang disebabkan oleh faktor moralitas dan kapasitasnya. Agar anda sukses menjadi pemimpin maka anda harus pelajari dulu apa sebenarnya yang menjadi titik kelemahan seorang pemimpin sehingga gagal dalam memimpin. Dengan mengetahui kelemahan ini, diharapkan anda tidak melakukannya dan harus menghindarinya. Berikut adalah 8 fakor-faktor kelemahan yang paling banyak ditemui oleh para pemimpin disaat ini :
1. Tidak Memberikan Umpan Balik
Menurut 1.400 eksekutif yang disurvei oleh The Ken Blanchard
Companies, kegagalan memberikan umpan balik adalah kesalahan paling umum yang
dilakukan para pemimpin. Ketika pemimpin tidak mampu memberikan umpan balik
yang cepat kepada karyawannya, maka pemimpin tersebut jangan berharap
mendapatkan tingkat produktivitas kinerja yang maksimal dari anggotanya.
2. Tidak Meluangkan Waktu untuk Tim
Seorang pemimpin memang mempunyai beban kerja tersendiri yang bisa
jadi menyebabkan tidak tersedia waktu untuk karyawan. Namung bagaimanapun,
anggota tim harus tetap didahulukan karena mereka membutuhkan kehadiran
pemimpin. Hal ini disebabkan karena mereka membutuhkan dukungan dan bimbingan
untuk mencapai tujuannya. Pemimpin harus mengembangkan kecerdasan emosional sehingga
dapat lebih menyadari kebutuhan karyawan, dan miliki waktu yang teratur ketika
"pintu pemimpin selalu terbuka", sehingga karyawan tahu kapan mereka
bisa mendapatkan bantuan pemimpin, ini justru akan menguatkan daya pengaruh
pemimpin kepada anggotanya.
3. Gagal Menentukan Tujuan
Ketika pemimpin tidak memiliki tujuan yang jelas, mereka menjadi tidak
produktif karena tidak tahu untuk apa mereka bekerja, atau apa arti pekerjaan
mereka. Mereka juga tidak dapat memprioritaskan beban kerja mereka secara
efektif, artinya proyek dan tugas diselesaikan dengan urutan yang salah. Tujuan
menjadi arah/panduan untuk semua orang melakukan apapun. Sebagimana yang
disebut oleh Steven Covey dalam buku 7 kebiasaan manusia yang paling efektif
adalah salah satunya adalah mulailah berfikir dari akhir. Artinya ketika kita
berfikir akan melakukan sesuatu, kita sudah tau apa yang harus dicapai pada
jangka panjang, sehingga proses yang jalani tidak salah. Ini salah satu
kelemahan pemimpin yang sangat fatal adalah ketika tidak mampu menentukan
tujuan apa yang harus dicapai pada waktu kepemimpinannya.
Kemungkinan, uang adalah bukan merupakan satu-satunya motivasi
karyawan. Banyak pemimpin membuat kesalahan dengan berasumsi bahwa anggota
timnya bekerja hanya demi uang. Bisa juga mereka termotivasi oleh faktor-faktor
seperti prestasi, tanggung jawab ekstra, pujian, atau rasa persahabatan. Adanya
kesalapahaman dalam memahami arah motivasi anggota tim, akan berdampak terhadap
kesalahan cara pemimpin memotivasi. Hal ini karena secara teoripun juga
motivasi sangat bervariasi penjabarannya. Sebagaimana Maslow menyebutkan bahwa
motivasi seseorang itu memiliki hirarkis, dari yang terbawah fisiologis needs,
meningkat menjadi sefty needs, naik lagi menjadi social need, kemudia ingin
lebih lagi menjadi esteem needs, sampai yang tertinggi adalah self
actualitzation. Namun dalam teori McCllend justru motivasi itu disebabkan
karena adanya dorongan untu berprestasi, berafiliasi dan mencari otorisasi.
Seorang pemimpin yang gagal dalam memahami apa yang menjadi sumber motivasi
anggota timnya, atau tidak mampu memberikan kebutuhan apa yang harus dipenuhi
anggota tim, maka sulit bagi pemimpin untuk menggerakkan mereka bekerja dengan
standar kerja yang maksimal.
Beberapa pemimpin tidak bersedia mendelegasikan pekerjaannya karena
merasa bahwa tidak ada yang dapat melakukan pekerjaan utama dengan benar selain
dirinya. Hal ini dapat menyebabkan masalah besar, dan bahkan ketika mengalami
kesulitan karena bebab kerja yang menumpuk karena tidak tindakan pendelegasian
dapat menyebabkan pemimpin mudah stres dan marah. Pendelegasian wewenang memang
membutuhkan banyak upaya di awalnya dan mungkin sulit untuk mempercayai anggota
tim untuk melakukan pekerjaan dengan benar. Namun apabila pemimpin berhasil
mendelegasikan kerjanya, maka pemimpin berhasil melakukan tugas penting sebagai
pemimpin adalah melakukan regenerasi/kaderisasi agar organisasi tidak terputus
hanya pada dia seorang. Banyak organisasi bisnis tiba-tiba hancur setelah
dikelola anak atau anggota keluarga yang belum memiliki kecukupan pengetahuan
dalam memimpin. Mendelegasikan adalah bentuk upaya pemimpin dalam melakukan
pemberdayaan kepada anggota tim, agar anggota tim akan semakin lebih matang dan
cepat belajar dari keadaan yang terus berubah dan penuh kompetitif.
6. Kurangnya kerendahan hati
Kerendahan hati adalah bukti pemimpin memiliki kecerdasan emosional
dan spiritual. Pemimpin yang rendah hati akan lebih disenangi oleh anggota
timnya. Hal ini karena pemimpin akan bisa lebih dekat dan akrab dengan anggota
timnya. Pemimpin yang kurang rendah hati biasanya ada gap atau jarak dengan
anggota tim, suasana kerja terasa formal dan pemimpin cenderung sombong dan
kurang disukai secara kepribadian. Untuk itu salah satu persoalan kepemimpinan
hari ini adalah kurang rendah hatinya seorang pemimpin kepada bawahnnya, yang
pada gilirannya banyak pemimpin mendapatkan anggota timnya bekerja dengan
tekanan dan sekedar memenuhi tanggung jawabnya saja. Anggota tim tidak akan
memberikan seluruh potensi terbaiknya apabila pemimpin menunjukkan sifat arogan
dan terlalu menunjukkan power kekuasaannya.
Salah satu penyesuaian paling sulit yang harus dilakukan seorang
pemimpin baru adalah belajar bagaimana menangani perselisihan atau masalah.
Pemimpin ingin bersikap adil dan seimbang sambil menghindari potensi konflik,
tetapi terkadang itu sulit. Ha ini
dicirikan dari seringnya pemimpin membelok dari konfrontasi dan berusaha
menghindarinya dengan cara apa pun. Jika ada (suatu) masalah, yang terbaik
adalah segera mengatasinya ketika situasinya masih baru. Banyak masalah yang
tidak tertangani karena justru pemimpin menghindari konflik. Konflik seharusnya
dikelola menjadi sebuah kompetisi sehat antar anggota tim menjadi termotivasi
memberikan yang terbaik. Bukan malah pemimpin takut dan menghindari konflik.
Ketidakmampuan pemimpin dalam aspek manajemen konflik menjadi kelemahan yang
bisa berdampak kepada solidnya organisasi.
8. Rendahnya Kondisi Spiritual Pemimpin.
Faktor lain permasalahan kepemimpinan adalah ketika kepemimpinan tidak
hadir sebagai sebuah peristiwa spiritual, hanya sebatas peristiwa
seremonial. Apalagi kalau kepemimpian
diperoleh dengan menghalalkan segala cara sehingga terjadi demoralitas ketika menjadi
pemimpin baik disektor public, bisnis maupun social masyarakat. Padahal dalam
konsep spiritual leadership, kepemimpinan adalah amanah yang akan
dipertanggungjawabkan oleh Allah SWT. Berikut beberapa indikator pemimpin yang
memiliki konsep spiritual leaderhip :
- Bekerja jujur dan ikhlas karena Allah
- Memiliki kepekaan terhadap pengawasan Allah.
- Selalu memohon petolongan Allah.
- Memiliki tanggung jawab untuk selalu menjaga amanah.
- Menjalin kasih sayang kepada seluruh anggota melalui ukhuwah yang tulus dan ikhlas.
- Mampu menyalakan cita-cita, mengukuhkan tekad, dan membangkitkan harapan kepada seluruh anggota.
- Memandang kepemimpinan adalah bagian integral dari ibadah.
- Menganggap kepemimpinan bukanlah suatu kemuliaan tetapi sebagai beban dan tanggung jawab.
Demikian artikel 8 kelemahan pemimpin yang membuat banyak orang gagal dalam memimpin, semoga bermanfaat bagi
anda yang hari ini menjadi pemimpin atau yang bercita-cita ingin menjadi
pemimpin. Jika artikel ini bermanfaat mohon untuk di share ke sahabat, rekan
dan siapa saja yang menurut anda penting informasi ini, selamat memimpin semoga
sukses dalam mengemban amanah kepemimpinannya.



Posting Komentar untuk "Anda Pemimpin ? Pelajari dulu 8 Kelemahan yang Membuat Banyak Pemimpin Gagal dalam Memimpin"