4 ON yang Berbuah Kompetensi
Manusia ditakdirkan untuk menjadi pejuang dalam setiap momen hidupnya, dan seorang pejuang sejati bukanlah pecundang yang bersembunyi dibalik rasa takut gagal, tapi seorang pemberani yang tak takut pada ancaman kegagalan. Biarkan hidup berjalan sesuai arah yang seharusnya, dan Anda tidak perlu ketakutan, lalu lari dari kenyataan. Hadapi hari-hari Anda dengan kepala tegak dalam jiwa yang penuh percaya diri, dan jangan takut pada kegagalan, tapi latihlah diri Anda untuk menjadi seorang pribadi tangguh yang selalu mampu mengubah setiap kegagalan menjadi kemenangan. Inilah 4 ON yang harus anda miliki agar anda memiliki kompetensi.
VISION
Orang bijak mengatakan, dunia orang buta di batasi oleh pandangannya, dunia orang bodoh
dibatasi oleh ilmu pengetahuannya, dunia orang besar di batasi oleh visinya.
Artinya kendala utama seseorang menjadi orang besar adalah faktor dari visi
hidupnya. Ketika kita mampu merumuskan visi besar dalam hidup ini, sesungguhnya
ini menjadi titik awal bagi kita dalam proses mewujudkan apa menjadi siapa bagi
diri kita. Dengan demikian
dalam kehidupan ini, dibutuhkan visi yang sangat jelas, karena visi adalah rumusan umum
mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Kekuatan visi, membantu kita menciptakan gambaran yang
jelas tentang hidup yang ingin kita jalani dan mulai memprogram pemikiran kita
untuk memberikan hasil yang persis seperti yang apa yang kita inginkan.
Kekuatan visi sesungguhnya dapat mengubah
pemikiran, keyakinan, nilai, pendapat, dan sikap kita untuk menjadi orang yang
kita inginkan dan dapat menarik hubungan, situasi, dan keberhasilan yang kita
inginkan capai dalam kehidupan kita. Apa yang membedakan antara visi dan
sasaran ? Sasaran adalah bagian penting dari kehidupan, dan sasaran diperlukan
untuk menggerakkan Anda ke depan. Tetapi visi bukanlah sasaran. Visi jauh lebih
luas dan lebih kuat daripada sasaran. Visi adalah gambar hidup Anda secara
lengkap dan menyeluruh, yang mencakup bidang pribadi maupun profesional.
Sasaran adalah bagian dari visi Anda, batu loncatan yang membuat Anda sampai di
tempat yang Anda inginkan.
Thomas A Edison adalah penjual koran di kereta
api, Jhon D Rockefeller hanya di upah $6 perminggu. Julius Caesar menderita
pentakit ayan. Napoleon punya orang tua dari kelas bawah dan jauh dari kategori
cerdas. Beethoven seorang yang tuli. Plato berpunggung bungkuk dari Stephen
Hawkings lumpuh. Apa yang memberi orang-orang besar ini kekuatan untuk
mengatasi kekurangan mereka dan menjadi orang-orang sukses ? Setiap orang
mempunyai impian dalam hati mereka yang dapat
mengobarkan api semangat yang tak mampu di padamkan oleh orang lain.
Impian dan visi yang kuat sanggup memulai sebuah pekerjaan yang tak sanggup di
kerjakan oleh orang lain.
Terkadang
kita baru merasa bahwa ada yang salah dalam hal pencapaian mimpi kita. Entah
itu terkait motivasi yang mendasarinya, cara perolehannya, ataupun hal-hal yang
ingin kita capai. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk mengevaluasi segala
hal yang berkaitan dengan pencapaian mimpi kita. Saat kita menemui hal-hal yang
anomali, kita dapat lebih tanggap untuk memperbaikinya. Semakin peka kita untuk
menemukannya, semakin mudah kita membuat pebaikan-perbaikan dalam hal
pencapaian mimpi kita. Pikirkanlah apa target 6 bulan, 1 tahun, 5 tahun, 10
tahun untuk masing-masing dimensi hidup anda.
ACTION
Kegagalan merupakan bagian dari proses meraih
keberhasilan, tumbuhkan sikap optimis dengan menanamkan pola pikir bahwa
kegagalan adalah proses pendewasaan diri. Tanamkan semangat bahwa pengalaman
kegagalan dapat menjadi guru yang baik selama mau melakukan evaluasi diri,
mencari penyebab kegagalan sehingga tidak jatuh pada peramasalahan yang sama.
Kegagalan
membawa ke jalan yang belum pernah anda temukan sebelumnya. Pintu yang baru akan terbuka, hubungan anda dengan beberapa orang mungkin
akan bertambah kuat, sebaliknya mungkin juga hubungan anda dengan beberapa orang
lain menjadi renggang karena anda gagal. Jika anda adalah orang yang cepat
emosi, apalagi ketika anda mengalami kegagalan, itu adalah satu hal yang sangat
alamiah. Saya rasa hampir semua orang merasakan kekesalan atau kemarahan ketika
menghadapi kegagalan. Namun poin yang pentingnya adalah jangan memendam kekesalan atau kemarahan anda karena kegagalan sedang melatih anda untuk memiliki
sifat sabar.
Coba anda ingat-ingat kembali masa kecil
anda. Jika anda lupa, anda bisa melihat pada anak anda sendiri atau anak-anak
kecil di sekitar anda. Mereka tidak pernah takut akan berbuat kesalahan ataupun
mengalami kegagalan. Mereka melakukan semua hal yang ingin mereka lakukan tanpa
berpikir panjang resikonya. Kadang mereka jatuh namun dalam sekejap mereka
bangkit dan berlari-lari kembali. Mereka kadang menemukan jalan buntu ketika
melakukan sebuah permainan namun mereka tidak berhenti, mereka berusaha mencari
solusi-solusi yang baru. Akibatnya pikiran mereka begitu kreatif. Kita semua
bisa mencontoh pikiran murni mereka yang belum banyak terkontaminasi oleh lingkungan
sekitarnya.
Mungkin anda mempunyai seorang ’guru’
dalam hidup anda atau atasan bagi mereka yang berkarir. Saya percaya bahwa guru
atau atasan yang baik akan mengarahkan anda untuk berani mengambil resiko.
Mereka mempunyai suatu keyakinan bahwa pikiran yang konservatif tidak akan
membuat potensi diri keluar dengan optimal. Semakin sering anda mengalami
kegagalan, otak anda akan semakin dilatih untuk menghadapi permasalahan dan
bagaimana mencari jalan keluarnya. Jadi sekali lagi bersyukurlah dengan segala
kemalangan dan kegagalan anda, anda akan memperoleh kekuatan karenanya. Jika anda telah mencoba
dan menemui kegagalan; jika anda telah merancang dan menyaksikan rancangan anda
hancur di depan mata, ingat saja bahwa tokoh-tokoh besar dalam sejarah semuanya
menjadi besar karena keberanian, dan keberanian. Berikut ucapan mereka terkait
dengan kegagalan.
Dr. Booker T.
Washington, Saya telah mendapati bahwa ukuran kesuksesan bukan sekedar
tergantung pada prestasi yang telah dicapai tetapi juga tergantung pada berapa
kali dan berapa tahap kesukaran telah diatasi dalam mencapai kedudukan itu.
Richard Nixon, Setelah menuruni lembah
yang terdalam barulah Anda dapat menilai keindahan gunung yang tertinggi. Anda
memerlukan sebanyak mungkin “pengalaman pahit” untuk melahirkan keunggulan.
Mahatma Gandhi, Kepuasan terletak pada
usaha, bukan pada hasil. Usaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki.
Helen Keller, Karakter tidak dapat
dibangun dengan mudah dan tanpa usaha. Hanya melalui pengalaman ujian dan penderitaan
jiwa kita dapat diperkuat, visinya jelas, ambisi diinspirasi dan sukses
dicapai.
William Shakespeare, Kesangsian merupakan
pengkhianat dan membuat kita kehilangan kebaikan yang mungkin kita peroleh. Ia
membuat kita takut mencoba.
Roosevelt, Satu-satunya orang yang
tidak membuat kesalahan adalah orang yang tidak berbuat apa-apa. Jangan takut
kepada kesalahan-dengan syarat Anda tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Albert Einstein, Terpuruk dalam
kesusahan adalah kunci bagi peluang hebat untuk kita.
Untuk itu waktu anda sangat terbatas, putuskan segera hal terbaik
yang harus anda kerjakan untuk meningkatkan kesuksesan anda. semakin lama anda
mengambil keputusan maka semakin lambat pula anda memperoleh sebuah jawaban. Semakin
cepat Anda memutuskan maka semakin cepat terlahir sebuah tindakan, semakin
cepat resiko dan konsekwensi bermunculan maka semakin cepat kesimpulan sukses
ataupun gagal ditemukan.
Kesuksesan akan menjadi
batu pijakan pada keputusan berikutnya dan kegagalan akan menjadi batu pelajaran
kreatif pada inovasi selanjutnya. Tidak ada kata rugi bagi orang yang
melakukan, apapun hasil yang diperoleh akan jauh lebih baik bila dibandingkan
sekedar keinginan, kemauan, ide, gagasan dan inovasi tanpa gerak, dan tanpa aksi. Setiap
gerak yang Anda lakukan akan menghasilkan konsekwensi. Setiap konsekwensi yang Anda terima akan
mendewasakan Anda. Seribu ide, seribu gagasan, seribu angan angan terkalahkan
satu aksi nyata. Waktu
Anda terbatas, kalau anda tidak memangkasnya, Anda yang akan dipangkasnya. Rencanakan kembali kehidupan Anda, temukan
kembali keinginan-keinginan Anda, susun ulang langkah-langkah Anda, perbarui
kembali semangat Anda, lakukan apa yang harus Anda kerjakan. Temui orang-orang
positif
yang akan menjadi mentor dan patner Anda, susun kembali harapan dan cita-cita Anda.
Mulailah dengan
memperbaiki citra Anda, temukan kembali sikap mental pantang menyerah,
mentalitas baja, kemauan kuat untuk maju, kegigihan menghadapi ujian dan
hambatan, keuletan dan kesabaran, keberanian mngambil resiko. Setelah
Anda benar-benar sadar bahwa Andalah yang paling berperan dalam perubahan
kehidupan Anda, karena Allah-pun tergantung bagaimana persangkaan Anda
terhadapNya, perubahan Andalah yang membuat Anda berubah atas ijin Allah. Pertajam intelektualitas Anda, perkokoh
mentalitas positif Anda, cerdaskan emosional Anda, tingkatkan
spiritualitas Anda, maka manusia baru akan terlahir kembali. Tinggalkan
masa lalu yang banyak keluhan, tanggalkan kenangan kenangan menyakitkan. Ambil manfaat dari setiap peristiwa,
kumpulkan yang baik dan bawalah serta.
Masa lalu tak akan pernah kembali,
tataplah hari ini dengan segudang harapan dan keyakinan, rencanakan masa
mendatang dengan senyuman. Badai masa
lalu telah berlalu, Anda hidup untuk menatap hari ini dan esok hari. Jangan campurkan kegagalan masa lalu dengan
harapan indah hari ini dan besok.
Ambil hak sukses Anda segera, bergeraklah menuju titik terang
kehidupan Anda. Segeralah dan jangan tunda-tunda. Waktu Anda
terbatas. Jadilah bukti sejarah bagi diri Anda, keluarga Anda, sahabat Anda.
Jadilah bukti dan jangan selalu menunggu bukti baru memulai. Ketika Anda tahu
apa yang Anda kerjakan, kemudian Anda tentukan target tujuan, berusaha
untuk mengerti jalan, bersedia menempuh perjalanan dengan kesungguhan diiringi
tekad pantang menyerah, maka yakinlah! Anda pasti akan mencapai tujuan (atas izin Allah). Setiap Anda memiliki
peluang yang sama.
Potensi unggul yang ada
pada tubuh Anda sangat dipengaruhi oleh sikap Anda terhadap diri Anda. Dan
perubahan sikap Anda yang sudah tersusun belasan tahun hanya dapat dilakukan
dengan banyak melatih sikap Anda, sehingga memperoleh rasa percaya diri yang
mantap. Rasa percaya diri akan tumbuh karena
dipersiapkan yaitu perencanaan dan pelaksanaannya. Seorang perenang harus
berlatih dan mempersiapkan diri berbulan bulan bahkan tahunan hanya
untuk berlomba sekian menit bahkan detik digelanggang renang yang berbeda.
Dalam Olah raga angkat besi seorang atlet telah melakukan ribuan kali angkatan
dalam latihan, namun untuk menunjukkan kemampuannya, atlet tersebut hanya
mengangkat beberapa kali saja dalam turnamen angkat besi.
Begitupun seorang bintang sepak bola melakukan tembakan ratusan
kali untuk mengkasilkan satu goal digawang lawan. Semakin besar hambatan semakin bermaknalah
nilai sebuah goal, dan semakin terhargai bagi sang pencetak goal. Sejauh
manakah sikap anda mempengaruhi kesuksesan Anda kedepan ? Jawabannya jelas, Anda tidak akan sukses
ketika sikap mental Anda tidak yakin terhadap diri Anda, dan
pastikan Anda mampu berdiri tegap dan mengatakan :”saya bisa”
Cara praktis memulai
sebuah perubahan adalah keberanian Anda untuk memutuskan kemana arah perubahan
yang Anda inginkan, apa saja yang ingin Anda rubah kemudian berjanji pada diri
sendiri untuk menjaga keputusan tersebut.
Tentukan tujuan-tujuan dan bersiaplah
menerima resiko maupun konsekwensi dari pilihan dan keputusan Anda.
Hanya orang sukseslah yang mampu menanggung setiap resiko dari setiap pilihan
yang dia ambil, pantang lari dari masalah, senantiasa mengevaluasi perkembangan
perubahan dan memperbaiki kegagalan yang telah lalu dengan tidak mengulangi
kesalahan yang sama sambil melakukan perbaikan yang ditargetkan. Selamat
berjuang. Ingat baik-baik. “Pelaut Ulung tidak pernah
terlahir dari laut yang tenang”
PASSION
Sering kita mendengar kata
passion, banyak motivator atau success coach yang berbicara tentang
passion. Passion adalah sebuah langkah awal dalam kesuksesan hidup. Secara
sederhana, sebuah passion adalah sesuatu yang membuat kita nyaman, fokus, dan
apabila kita kerjakan maka kita akan semakin suka dan semakin cinta. Itu
lah passion. Passion yang membuat kita bisa bangun pagi dan melakukan hal yang
kita sukai tanpa rasa malas, dan tanpa rasa bosan. Karena itulah passion ini
harus dimiliki oleh setiap orang yang ingin meraih kesuksesan dalam hidup.
Banyak dari orang orang
sukses yang menyebutkan bahwa syarat utama kesuksesan mereka adalah karena
mereka telah menemukan passion, mereka melejit dalam passion mereka. Banyak
diantara orang sukses yang dulu nya adalah orang biasa biasa saja, dan setelah
menemukan passion nya, mereka melejit sukses luar biasa. Orang orang hebat
mencintai pekerjaan mereka.
Seorang psikolog memberikan
definisi passion adalah sesuatu yang sangat besar, yaitu ketika kita amat
sangat bergairah berarti kita sangat sehat. Berkecimpunglah dalam hal hal yang
Anda cintai. Orang orang yang berprestasi rendah menjadi berprestasi hebat
ketika mereka menemukan passion dalam hidup mereka. Contohnya Bill Gates,
semasa duduk dibangku sekolah Bill Gates memiliki prestasi yang rendah, namun
setelah ia menemukan bahwa passion nya dalam bidang perangkat lunak, ia
langsung melejit, melesat sangat tinggi.
Itulah fungsi passion dalam
menentukan kesuksesan hidup. Jika Anda ingin sukses, temukan lah passion Anda,
cari pekerjaan yang merupakan passion Anda. Karena dengan cara tersebut energi
akan muncul dari dalam ketika Anda mencintai apa yang Anda lakukan passion
Anda. Ketika Anda telah bekerja dalam passion Anda, maka Anda akan sangat cepat
melejit dan sukses. Contoh orang orang yang telah menemukan passion nya,
Albert Einstein, seorang ilmuwan besar dunia. Bill Gates, Pendiri Perusahaan
raksasa Microsoft. Arry King, Presenter Acara TV kelas dunia. Mereka awalnya
adalah orang yang memiliki prestasi rendah, sebelum mereka menemukan passion.
Passion
adalah perasaan yang sangat kuat terhadap sesuatu yang membuat kita ingin terus
bergerak, mencari, dan terus berevolusi untuk memberi nilai lebih terhadap
diri, kehidupan, juga sekitar kita. Karena passion itu penting, maka Anda perlu
menemukannya, lebih tepatnya mengetahui hal-hal apa yang membuat Anda langsung
berenergi, fokus, bahkan jika tidak diminta pun Anda senang mengerjakannya.
Dalam bukunya Quantum Life Transformation, Adi W. Gunawan mengemukakan cara
untuk mengetahui passion, dengan mengetahui ciri-ciri tertentu, diantaranya;
- Kita menyukai aktivitas/pekerjaan tertentu
- Kita menikmati aktivitas/pekerjaan tersebut
- Kita mau melakukan aktivitas/pekerjaan tersebut meskipun tidak dibayar
- Kita merasa mudah melakukannya, sedangkan orang lain merasa sulit
- Semakin sering melakukannya, kita semakin baik di bidang tersebut
- Kita mendapat pujian karena melakukannya
- Kita selalu bersemangat saat membicarakan aktivitas/ pekerjaan tersebut
- Kita fokus pada aktivitas/pekerjaan tersebut
- Kita belajar mengembangkan diri di bidang aktivitas/ pekerjaan tersebut
- Kita sering lupa waktu saat melakukannya karena begitu senang dan asyik
- Kita merasa puas dan bangg saat melakukannya
- Kita mudah mempengaruhi orang dalam bidang aktivitas/pekerjaan tersebut
COLABORATION
Colaboration adalah
membangun kebersamaan atau disebut dengan tim building. Ada 10 karakteristik yang diperlukan oleh tim
agar secara efektif tim dapat menghasilkan kinerja secara luar biasa dan
cepat mencapai tujuan yang diharapkan. Adapun komponen tersebut meliputi:
1.
PRINSIP, TUJUAN DAN SASARAN
Tim efektif sangat
dipengaruhi adanya prinsip (value), tujuan dan sasaran yang jelas,
sehingga secara sadar anggota tim disatukan oleh kebersamaan misi dan
membangun komitmen bersama. Semua anggota tim mengerti dan menyetujui tujuan
dan sasaran tim dan mau bekerja sama
untuk memenuhi hal tersebut.
Lembaga atau tim yang telah
memiliki visi dan misi yang jelas akan lebih baik dan lebih terarah dalam menggerakkan modal
dan energinya.
|
|
2.
KETERBUKAAN
Tim efektif sangat
dipengaruhi adanya keterbukaan dan saling mempercayai antar anggota tim.
Semua anggota mendapatkan informasi yang sama dari akses yang sama pula,
serta dapat berkomunikasi dengan lancar dan jelas. Anggota tim bebas untuk
mengeluarkan ide-idenya. Eksperimen dan kreativitas selalu digiatkan, anggota
lainnya wajib untuk menolong anggota bersangkutan, jika memang ide tersebut
logis dan berguna sewajarnya diterima. Kelemahan aspek ini menyebabkan:
Banyak orang cerdas dan mempunyai gagasan cemerlang, tetapi mati
dan tidak dapat menyalurkan gagasannya dengan baik ketika ide tidak
dinilai dengan fair. Bahkan banyak orang tidak berani mengatakan tentang apa
yang sesungguhnya ada dalam isi hati dan fikirannya. Sering dalam kelompok informasi penting
hanya dimiliki sekelompok orang tertentu. Orang tidak dapat mendeteksi
perbedaan pendapat, tetapi hanya melihat pekerjaan tidak lancar. Seringkali
usulan tidak segera mendapatkan umpan balik yang proposional. Banyak orang
bicara dibelakang meja
|
|
3.
DUKUNGAN DAN KEPERCAYAAN
Tim efektif sangat
dipengaruhi adanya dukungan dan kepercayaan antar seluruh anggota tim dengan
baik. Pemimpin tidak
akan dapat menyelesaikan
program dan kegiatan sendiri, oleh karena itu dukungan dan kepercayaan
angota tim sangat diperlukan. Orang akan memberi dukungan jika ada kepercayaan atau kredibilitas yang baik. Pilihlah
pemimpin yang paling lemah diantara
kamu, lalu berilah dukungan, loyalitas dan
komitmen bersama, niscaya akan
sukses. Ide yang perlu didukung,
berikan orang lain kesempatan untuk
melakukan sesuatu Kelemahan aspek ini menyebabkan: Seringkali dalam
kelompok pada keadaan sulit semua
bekerja untuk dirinya sendiri, egois. Seringkali mereka menganggap tidak ada
masalah dalam kelompok, sehingga tidak perlu diberikan dukungan. Sering
terlalu banyak tuduh-menuduh , melempar perkerjaan, lempar tangan sembunyi kaki.
|
|
4.
KOMUNIKASI DAN KONFLIK
Tim efektif sangat
dipengaruhi adanya komunikasi dan konflik. Komunikasi adalah link (pengait) antar sesama anggota kelompok,
sehingga keberadaannya sangat penting. Kemampuan menggunakan komunikasi yang efektif dengan
memanfaatkan sarana komunikasi yang
ada. Konflik akan selalu ada dalam
kehidupan, yaitu ketika berkumpulnya lebih dari satu orang. Kini bagaimana
kita mengelola konflik menjadi sesuatu yang mendatangkan rahmat. Tanpa
perbedaan dan konflik, maka kehidupaan tidak akan kontras dan semua yes
man!!. Tantangannya, kita harus
mampu membuat konflik yang tidak merusak keutuhan tim. Adanya ketidak
sepakatan, adalah awal konflik. Adakah pertikaian pemikiran yang merugikan, merusak dan melelahkan emosi tim.
Konflik yang terjadi dapat diselesaikan dengan jalan konsensus,
bersifat konstruktif dan menerapkan pendekatan menang-menang ( win-win
approach ).
|
|
5.
PROSEDUR KERJA DAN
KEPUTUSAN YANG LAYAK
Tim akan efektif mencapai
tujuan, ketika anggota tim selalu mendukung keputusan, serta menjalankan prosedur dan pengawasan yang dibuat bersama
– sama. Dalam tim diperlukan pemahaman
peran, tanggung jawab dan keterbatasan otoritas masing-masing. Buatlah prosedur kerja baku (Protap/ SOP)
pada pekerjaan rutin dan berulang, yaitu untuk sebuah kepastian prosedur dan
mekanisme. Tim tidak efektif
ketika: Keputusan dibuat pada level
yang tidak tepat. Keputusan dalam rapat atau kesepakatan bersama tidak dikerjakan sebagaimana mestinya. Ada orang merasa
sakit hati karena keputusan yang tidak sreg dengannya, walapun itu hasil musyawarah bersama
sekalipun. Orang bekerja tidak sepenuh hati.
|
.
|
6.
KEPEMIMPINAN YANG LAYAK
Kepemimpinan diri (personal
leadership) adalah yang lebih utama, dibanding menuntut pemimpin formal
yang qualified (al ahliyah)
dalam kelompok. Tim perlu menyediakan pemimpin yang dilandasi prinsip yang
kuat (principle center leadership). Anggota tim perlu saling berbagi
peran dalam kepemimpinan. Kepemimpinan tim disetiap fase dan proyek hendaknya
didelegasikan kepada anggota yang memiliki keahlian dan pengalamaman
dibidangnya. Fungsi kepemimpinan didalam tim sebaiknya dilihat dari
kompentensi seseorang, bukan berasal dari titel, otoritas dan senioritas. Ada
tipe pemimpin suka menyimpan
kesalahan-kesalahan masa lalu bawahan atau sejawat, hendaknya para pendedam
dihindari dalam jalur komando.
|
|
7.
REVIEW KERJA DAN PROGRAM SECARA REGULER
Tim yang efektif harus
selalu mengevaluasi fungsi dan proses yang sudah dilakukan secara reguler.
Tim efektif mempunyai kemampuan untuk memecahkan masalah dan membuat
keputusan dengan baik. Tim tidak efektif
ketika: Pendapat orang lain kurang diterima. Kurang menerima umpan
balik atas usulan terdahulu. Banyak
bekerja, tetapi sedikit kesempatan untuk berfikir (jangan bekerja terus,
sekali-kali duduk untuk berfikir dan
mereview pekerjaan). Prosedur kerja
sering monoton, membosankan. Tidak ada reviuw
SOP untuk kegiatan, terutama kegiatan yang rutin. Berikan waktu untuk
mempertimbangakan segenap gagasan yang
mengalir dan melihat kebelakang sejenak akan pekerjaan yang telah dilakukan.
|
|
8.
PENGEMBANGAN INDIVIDU
Tim akan bekerja secar
efektif jika selalu mengelola peningkatan penghargaan individu (individual
self esteem). Kegiatan tim tidak hanya berfokus pada hasil tetapi juga pada
proses dan isi. Tim tidak efektif jika : Kesempatan anggota untuk berkembang kurang diciptakan.
Program pengembangan anggota tidak dibuat atau diprogram dengan baik. Banyak tugas diluar kemampuan staff (under competency), sehingga hasilnya
kurang sempurna. lebih parah jika yang pinter hanya atasan. Keragaman latar
belakang dan kemampuan anggota tim memberi warna kepada tim. Semakin besar
keragaman yang ada (keahlian, pengetahuan dan pengalaman ) akan semakin
banyak tugas – tugas yang dapat ditangani.
|
|
9.
HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK
Tim akan efektif jika
memiliki kemampuan untuk berhubungan dengan lingkungan, yaitu baik dengan
para atasan (melobi), dengan tim lain
(sosialisasi dan share) dan lingkungan perusahaan (adaptasi). Kurang
kerjasama dengan kelompok lain akan menyebabkan kerjasamanya kurang menggairahkan.
Jika komponen ini lemah, maka kerjasama dengan kelompok lain berantakkan dan
gagal, sering tim hanya jago kandang. Ide dari luar tim tidak digunakan. Terlalu bangga dengan tim.
|
|
10. IKATAN HATI SECARA SINERGI
Tim akan efektif jika
sesama anggotanya memiliki ikatan hati dengan baik, bahkan secara sinergi
mempunyai tanggung jawab moral untuk saling menasehati dan mencapai
keberhasilan bersama. Tim pada masa depan memiliki tumpuan utama pada
kredibilitas moral anggotanya. Tim tidak efektif jika mereka saling
menjatuhkan. Tidak adanya ikatan hati (moral) dan sifat saling membantu
secara sinergi dalam berbagai hal.
|

Posting Komentar untuk " 4 ON yang Berbuah Kompetensi"