Materi 11 : Konsep Model Bisnis Canvas dalam Studi Kelayakan Bisnis
🔷 PENGANTAR
Dalam Studi Kelayakan Bisnis, salah satu hal paling krusial adalah bagaimana calon bisnis akan menghasilkan nilai, mengoperasikan diri, dan menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan. Untuk menjawab itu, kita membutuhkan alat bantu yang dapat menggambarkan model bisnis secara ringkas dan menyeluruh. Salah satu alat terbaik yang digunakan secara luas adalah Business Model Canvas (BMC).
Business Model Canvas adalah kerangka visual yang dikembangkan oleh Alexander Osterwalder, yang memuat 9 elemen utama untuk menggambarkan bagaimana bisnis menciptakan, menyampaikan, dan menangkap nilai. Dalam konteks studi kelayakan bisnis, BMC membantu melihat apakah ide bisnis dapat dieksekusi secara realistis dan menguntungkan.
🔷 9 ELEMEN BUSINESS MODEL CANVAS & PENJELASANNYA
1. Customer Segments (Segmen Pelanggan)
Definisi: Kelompok pelanggan yang menjadi target utama bisnis.
Pertanyaan utama: Siapa yang akan dilayani oleh bisnis ini?
Contoh: Pelajar, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, perusahaan B2B.
2. Value Propositions (Proposisi Nilai)
Definisi: Nilai atau manfaat utama yang ditawarkan bisnis kepada pelanggan.
Pertanyaan utama: Masalah apa yang diselesaikan? Nilai apa yang diberikan?
Contoh: Produk sehat dan praktis, harga lebih murah, pelayanan cepat, desain inovatif.
3. Channels (Saluran Distribusi)
Definisi: Cara bisnis menyampaikan nilai kepada pelanggan.
Pertanyaan utama: Melalui saluran apa produk/jasa sampai ke pelanggan?
Contoh: Toko fisik, e-commerce, reseller, aplikasi mobile.
4. Customer Relationships (Hubungan Pelanggan)
Definisi: Jenis hubungan yang dibangun bisnis dengan segmen pelanggannya.
Pertanyaan utama: Bagaimana kita menarik, mempertahankan, dan mengembangkan pelanggan?
Contoh: Layanan pelanggan 24 jam, loyalty program, diskon khusus.
5. Revenue Streams (Sumber Pendapatan)
Definisi: Cara bisnis menghasilkan uang dari setiap segmen pelanggan.
Pertanyaan utama: Bagaimana bisnis mendapatkan pemasukan?
Contoh: Penjualan langsung, sewa, langganan (subscription), iklan.
6. Key Resources (Sumber Daya Utama)
Definisi: Aset utama yang dibutuhkan agar bisnis dapat beroperasi.
Pertanyaan utama: Apa yang dibutuhkan agar proposisi nilai bisa diwujudkan?
Contoh: SDM terampil, teknologi, gudang, modal usaha, bahan baku.
7. Key Activities (Aktivitas Utama)
Definisi: Aktivitas penting yang dilakukan untuk mengoperasikan bisnis.
Pertanyaan utama: Apa yang harus dilakukan agar bisnis berjalan?
Contoh: Produksi, pengemasan, pemasaran, riset pasar, pengiriman.
8. Key Partnerships (Kemitraan Utama)
Definisi: Pihak luar yang bekerja sama untuk mendukung kelangsungan bisnis.
Pertanyaan utama: Siapa yang bisa membantu atau menjadi mitra?
Contoh: Supplier, distributor, lembaga keuangan, platform logistik.
9. Cost Structure (Struktur Biaya)
Definisi: Semua biaya yang muncul dalam menjalankan model bisnis.
Pertanyaan utama: Apa saja biaya tetap dan variabel?
Contoh: Biaya produksi, gaji karyawan, biaya iklan, biaya logistik.
🔷 BMC DALAM KONTEKS STUDI KELAYAKAN BISNIS
Dalam studi kelayakan bisnis, Business Model Canvas membantu:
- Merumuskan model bisnis awal secara komprehensif sebelum dihitung secara finansial.
- Mengidentifikasi asumsi-asumsi penting, misalnya siapa pelanggan utama dan bagaimana cara menjangkaunya.
- Menguji kelayakan pasar dan operasional, dengan melihat hubungan antar elemen (apakah aktivitas utama dan sumber daya cukup untuk mendukung proposisi nilai).
- Menjadi dasar perhitungan aspek keuangan, karena elemen seperti Revenue Streams dan Cost Structure menjadi landasan untuk membuat proyeksi laba rugi.
- Memudahkan investor memahami model bisnis secara ringkas dan visual.
🔷 CONTOH PRAKTIS BMC – USAHA KEDAI KOPI RAKYAT
| Elemen | Contoh Praktis |
|---|---|
| Customer Segments | Mahasiswa, pekerja muda, komunitas kreatif |
| Value Propositions | Kopi enak harga terjangkau, tempat nongkrong nyaman |
Channels |
Kedai fisik, pemesanan online via GoFood/GrabFood |
Customer Relationships |
Kartu member, promo repeat order, interaksi sosial media |
| Revenue Streams | Penjualan kopi, makanan ringan, sewa ruang komunitas |
| Key Resources | Barista, mesin kopi, stok bahan baku |
| Key Activities | Meracik kopi, promosi digital, manajemen stok |
| Key Partnerships | Supplier biji kopi lokal, ojek online, influencer lokal |
| Cost Structure | Gaji, sewa tempat, biaya bahan baku, listrik, pemasaran |
🔷 KESIMPULAN
Business Model Canvas adalah alat strategis yang sederhana tapi sangat kuat untuk:
- Merancang dan menguji model bisnis,
- Menganalisis kelayakan dari sisi operasional, pemasaran, dan keuangan,
- Dan menyampaikan ide bisnis dengan jelas kepada stakeholder.
Dalam studi kelayakan bisnis, BMC sebaiknya digunakan sebelum masuk ke perhitungan finansial sebagai peta awal untuk memahami bagaimana bisnis akan berjalan secara keseluruhan.

Posting Komentar untuk "Materi 11 : Konsep Model Bisnis Canvas dalam Studi Kelayakan Bisnis "