Sifat dan Kebiasaan Orang Sukses
Diri Anda bukanlah Anda. Anda
dapat membentuk sendiri kebiasaan Anda, atau menghapuskannya. Anda juga tidak
perlu menjadi korban keadaan sekitar maupun latar belakang pendidikan Anda. Kebiasaan adalah pola perilaku yang terdiri dari tiga unsur yang saling
melengkapi, yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan, ketiganya merupakan
hasil proses belajar, bukan merupakan bawaan yang diturunkan maka kebiasaan tidaklah bersifat alamiah.
Diri kita bukanlah kebiasaan
kita, oleh sebab itu jangan hendaknya diri kita disamakan dengan kebiasaan
kita, atau dengan kecenderungan khas yang melekat pada diri kita. Kebiasaan untuk
bertindak efektif dapat dipelajari, demikian pula kebiasaan sebaliknya, bisa
kita hilangkan. Semua orang yang sukses hidupnya, punya kebiasaan
melakukan hal-hal yang enggan di lakukan oleh mereka
yang gagal. Sebenarnya, orang-orang sukses merasakan pula keengganan itu,
tetapi kekuatan tekad mereka mampu mengalahkannya.
Sikap
dan keputusan kita hari ini menentukan nasib kita di masa yang akan datang.
Sebagaimana para petani, dia harus mengambil sikap dan keputusan untuk menanam
benih terlebih dahulu sebelum memanen. Sebagaimana juga nelayan, dia harus
memutuskan pergi ke laut terlebih dahulu sebelum mendapatkan ikan. Siapapun
diantara kita yang punya cita-cita dan harapan hidup lebih baik, lebih bahagia
dan lebih sejahtera, maka sikap terbaik kita adalah memulainya dengan
langkah-langkah kecil sampai akhirnya terus berproses meraih cita-cita yang
kita impikan. Pada saat kita sedang berproses mewujudkan cita-cita tersebut,
maka di perlukan prinsip dan prilaku hidup sebagaimana sikap dan prilaku
orang-orang yang sudah meraih kesuksesannya. Orang-orang yang mempunyai performa
tinggi dan sukses dalam kehidupannya biasanya memiliki sifat dan kebiasaan atau
perilaku keseharian mereka, yaitu :
Ø Sifat dan Kebiasaan Menerima
Tanggung Jawab Hidup Mereka
Orang-orang yang mempunyai performa
tinggi dan sukses mempunyai sifat dan kebiasaan untuk menerima tanggung jawab hidup mereka, tidak bergantung pada orang
lain, sebagaimana dikatakan oleh O.J Simpson, yang mengatakan bahwa ”Di hari anda memangku
penuh tanggung jawab diri anda, di hari anda berhenti membuat penyesalan, maka
pada hari itulah anda mulai berada di puncak”.
Darius O Mills menyatakan ”Hal yang pertama kali
diajarkan kepada saya adalah saya harus mengandalkan seluruhnya pada diri
sendiri, bahwa masa depan terletak di tangan saya sendiri”. Sedang Faiez H Seyal
menyebutkan bahwa ”Kesuksesan tidak terjadi dengan sendirinya.
Kesuksesan hanya terjadi bagi mereka yang memutuskan untuk tidak menyudahi apa
adanya diri mereka, dan menerima tanggung jawab untuk menjadikannya terjadi.
Sejujurnya, jika kita tidak dapat mengontrol hidup kita, maka orang lainlah
yang akan melakukannya. Semakin dini anda belajar mengatasi tanggung jawab
hidup, semakin dini anda dapat menjadi sukses”.
Michael Korda menyatakan, ”Sukses dalam skala apa
pun menuntut anda untuk bertanggung jawab. Pada analisis akhir, satu-satunya
sifat orang yang sukses adalah kemampuan untuk memikul tanggung jawab”. Dan William J. Bryan pernah
menyebutkan bahwa ”Nasib tidak ada hubungannya dengan kesempatan; ia
ditentukan oleh pilihan. Nasib bukan pula sesuatu yang harus ditunggu; namun
adalah sesuatu yang harus diraih”.
Ø Sifat dan Kebiasaan Menemukan
Jati Diri Mereka
Sifat kedua orang-orang yang mempunyai performa
tinggi dan sukses adalah seseorang yang menemukan jati dirinya, sebagaimana dikatakan oleh Alex
Haley yang menyebutkan bahwa ”Menemukan jati diri
berarti menemukan nilai-nilai paling penting dan paling berharga dalam
kehidupan kita. Anda tidak dapat memperbudak seseorang yang mengetahui siapa
dirinya”. Kenneth Hildebrand menyatakan ”Hidup yang kuat
dimotivasi oleh tujuan-tujuan yang dinamis”.
Sedangkan Lewis Carrol menceritakan
kisah inspiratif tentang menjalani kehidupan dengan selalu mencari jati diri
dalam film serial anak Alice in Wonderland yang menceritakan bahwa ”Sudikah
engkau katakan, jalan mana yang harus aku tempuh dari sini ? Itu tergantung
kesepakatan arah mana yang ingin engkau tempuh, kata sang kucing. Saya tidak
peduli ke arah mana …, kata Alice. Kalau begitu, tempuh saja jalan yang engkau
suka, jawab sang kucing.
Andy Granatelli mengatakan bahwa ”Ketika anda meraih
kesuksesan, itu bukanlah karya. Itu adalah jalan hidup. Anda menikmati diri
anda sebab anda sedang memberikan sumbangsih bagi dunia”. Dunia akan mengendalikan kita
dengan caranya sendiri dan akan memeras kita, jika kita tidak pernah mengetahui
apa yang kita inginkan di dalam atau pun di luar hidup kita. Menemukan jati
diri adalah hidup kita dan sepenuhnya adalah tanggung jawab kita untuk
menemukan siapa kita sesungguhnya dan apa tujuan hidup kita, masing-masing
orang berbeda.
Tuhan telah menciptakan setiap
masing-masing individu dengan satu kemampuan, talenta, dan kapabilitas khusus
dan unik. Adalah kewajiban kita untuk menemukannya dan berhenti mengejar tujuan
hidup orang lain. Alama Iqbal pernah mengatakan Bahwa ”Kenalilah keterbatasan
anda, ukurlah kapasitas anda, dan kesuksesan anda dalam hidup ini menjadi pasti”.Kita adalah satu sosok yang
unik yang diciptakan dengan sebuah tujuan tertentu dalam hidup ini. Dan hanya
kita yang dapat menemukan apa tujuan itu. Bukan orang lain yang dapat atau
seharusnya mengatakan kepada kita harus menjadi apa kita kelak. Adalah
kewajiban kita terhadap Tuhan untuk menemukan tujuan hidup itu.
Temukanlah tujuan khusus penciptaan
diri kita masing-masing. Semua orang yang telah meraih kesuksesan yang luar
biasa dalam hidupnya adalah mereka yang telah menemukan ’tujuan” khusus penciptaan mereka, dan menemukan berbagai
kemampuan, kapabilitas dan talenta yang dianugrahkan Allah atau Tuhan kepada
mereka untuk mendukung tujuan tersebut. Faiez H Seyal menyatakan bahwa ”Perjalanan terpanjang
yang selalu saya ingat adalah perjalanan mencari jati diri”.
Ø Sifat dan Kebiasaan Mambangun
Visi Mereka
Sifat dan kebiasaan ketiga orang-orang yang berpreforma tinggi
dan sukses adalah membiasakan
untuk selalu membangun visi, sebagaimana dinyatakan oleh John
Alan Appleman, yang menyatakan bahwa ”Jika kita tidak memutuskan
apa yang kita inginkan dan apa yang tidak kita inginkan dalam hidup ini dan
menanam benih dalam hidup kita, kemudian merawat, menyiram, melindunginya, maka
hidup kita dipastikan menjadi tidak terencana dan terorganisir seperti sebuah
hutan. Hidup kita akan didominasi oleh dunia yang ada di sekitar kita. Saya
pernah mendengar sebuah perkataan bahwa komponen utama kesuksesan dini dalam
mimpi dimasa muda adalah memimpikan sebuah mimpi yang besar”.
Faiez H Seyal pernah menyebutkan
bahwa ”Benih hidup kita adalah misi hidup kita yaitu
hasrat kita ingin menjadi apa. Kejarlah Hasrat anda, maka kesuksesan akan
mengikuti anda. Masalahnya bukanlah seberapa cepat engkau berlari, engkau tidak
akan pernah dapat meraih tujuanmu jika engkau tidak tahu apa tujuanmu itu .” Sedangkan Denis E Waitley
menyebutkan bahwa ”Kita harus memiliki sebuah mimpi jika akan
membuatnya menjadi suatu kenyataan”.
Ø Sifat dan Kebiasaan Mengembangkan
Pikiran Positif
Orang-orang berperforma tinggi dan
sukses juga mempunyai sifat dan kebiasaan yang keempat yaitu selalu mengembangkan pikiran positif dan keyakinan
suportif, sebagaimana disebutkan oleh Budha, ”Kita adalah apa yang
kita pikirkan, semua yang kita munculkan, dengan pikiran-pikiran kita. Kita
membuat dunia kita”. Orison S Marden menyatakan bahwa ”Kita mengangkat diri
kita dengan pikiran-pikiran kita, kita mendaki di atas visi yang berasal dari
diri kita”.
Sedang Napoleon Hill pernah
menyebutkan bahwa ”Apa yang pikiran manusia dapat yakini dan
percayai, maka dia dapat meraihnya”. Narcys Aurelius pernah menyatakan
bahwa ”Hidup seorang manusia adalah tergantung pada
pikirannya”. ”Tuhan akan menolongmu jika anda berusaha, dan anda mampu
jika anda pikir anda mampu” sebagaimana disebutkan oleh Anna Delaney Peale.Ralp
Waldo Emerson menyatakan ”Seseorang adalah apa yang
dipikirkannya sepanjang hari”.
Henry Ford menyatakan bahwa ”Berpikir positif, bagi mereka
yang sukses percaya bahwa pikiran bawah sadar selalu mengatakan ”Ya” terhadap
apapun yang dikatakan oleh pikiran sadar mereka. Orang yang sukses dalam
hidupnya selalu memilih kosa kata yang besar dan positif untuk menggambarkan
perasaan mereka, dan pandai memilih kosa kata kesuksesan. Baik anda berpikir
bahwa anda mampu atau berpikir tidak mampu, anda tetaplah benar”.
Sedangkan Aristoteles pernah
menyatakan bahwa ”Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang-ulang”.Begitu pula Marcus Aurelius
menyebutkan bahwa ”Hidup kita adalah apa yang kita pikirkan dan kita
gagaskan”. ”Hidupmu lebih banyak ditentukan oleh sikapmu terhadap kehidupan
daripada apa yang kehidupan berikan kepadamu; Lebih banyak ditentukan
oleh cara berpikirmu dalam memandang apa yang terjadi daripada apa yang terjadi
pada dirimu” sebagaimana dinyatakan oleh John Homer Miller.
Benjamin N Cardozo menyebutkan, ”Diri kita adalah apa
yang kita yakini tentang diri kita”. Bruce Barton menyatakan bahwa ”Tidak ada sesuatu yang
istimewa yang dapat diraih kecuali oleh mereka yang berani mempercayai bahwa
sesuatu dalam diri mereka adalah luar biasa untuk lingkungannya”. Dan William James menjelaskan
bahwa ”Dalam setiap proyek maka faktor yang penting adalah
keyakinan anda. Tanpa keyakinan, tidak akan pernah ada hasil yang sukses”.
Ø Sifat dan Kebiasaan Mengambil
Keputusan dalam Hidup Mereka
Sifat dan kebiasaan yang kelima orang-orang berpreforma tinggi dan
sukses adalah selalu
membiasakan diri mengambil keputusan, sebagaimana pernah disebutkan oleh
Ben Stien, ”Tidak ada yang terjadi dengan sendirinya, semuanya
akan datang menghampiri jalan anda, sekali anda memahaminya, maka pasti anda
akan mengusahakannya menghampiri jalan anda, dengan usaha anda sendiri”.
Faiez H Seyal menyatakan bahwa ”Mereka yang berhasil
dalam hidupnya percaya bahwa kebahagiaan tidak berasal dari tercapainya
tujuan-tujuan mereka, namun ia berasal dari apa yang mereka kerjakan semua hal
sepele yang harus dilakukan oleh mereka untuk membuatnya menjadi nyata.
Memutuskan bagaimana caranya mati bukanlah sebuah pilihan, akan tetapi memilih
bagaimana caranya hidup, itu baru sebuah pilihan. Kehidupan bukanlah seberapa
lama kita hidup, akan tetapi seberapa banyak yang telah kita kerjakan.” ”Tidak ada yang dapat
mencegah keinginan manusia. Keinginan itu bisa menggoyahkan tujuan yang telah
dibuatnya”, pernah Banjamin Disraeli berkomentar.
Sedangkan Michel De Montaigne,
menyatakan bahwa ”Saya paham bahwa kesenangan harus dihindari jika
rasa sakit yang lebih besar menjadi konsekuensinya, dan rasa sakit harus
didambakan jika kesenangan yang lebih besar adalah akhirnya”.
Ø Sifat dan Kebiasaan Menerima
Kegagalan
Sifat dan kebiasaan keenam orang-orang yang mempunyai preforma
tinggi dan sukses adalah selalu membiasakan dirinya menerima kegagalan sementara mereka sebagai peluang
untuk maju dan mengagapai apa yang
mereka inginkan, sebagaimana pernah disebutkan
bahwa ”Hidupmu lebih banyak ditentukan oleh sikapmu terhadap kehidupan daripada
apa yang kehidupan berikan kepadamu; Lebih banyak ditentukan oleh cara
berpikirmu dalam memandang apa yang terjadi daripada apa yang terjadi pada
dirimu”.
Sesungguhnya tiada berputus asa dari
rahmat Allah, melainkan kaum kafir (Yusuf : 87).Fakta yang ditemukan tidaklah
sepenting sikap kita terhadapnya, sikap itulah yang menentukan kesuksesan atau
kegagalan kita(Anonim). Anna Delaney Peale menyatakan ”Jika sebuah pintu
terhempas tertutup, itu bararti bahwa Tuhan menunjukkan kita ke arah pintu yang
terbuka jauh lebih dalam”.
Orang-orang sukses pernah mengalami
kegalalan dan mereka percaya semua peluang datang ketika mereka sedang berada
di bawah keraknya, seperti Mr. Honda, Antony Robbins, Henry Ford, Kolonel
Sanders. Mereka telah meraih kesuksesan karena mereka tidak pernah mengatakan’Tidak’ .
Mereka percaya pengalaman bukanlah
apa yang terjadi pada diri mereka, tetapi apa yang mereka lakukan terhadap sesuatu yang terjadi pada
mereka.Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati,
padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang
yang beriman (Al Imron : 130).
Sedangkan Thomas Edison, pernah
berujar bahwa ”Aku bukanlah seorang pengecut, karena setiap usaha
yang terbuang merupakan langkah maju yang lain”.”Singkirkanlah penyebab, maka
efeknya pun akan sirna”, pernah suatu saat Miguel De Cervantes
berkomentar.Sedangkan Albert von Chamisso menyatakan bahwa ”Dalam kepahitan lahirlah
masa baru”. Allah berfirman “Sesungguhnya sesudah
Kesulitan atau Kegagalan itu ada Kemudahan” Dan Orang-orang sukses
menyikapi kegagalan sebagai pelajaran untuk mencapai apa yang
dicita-citakannya.
Ø Sifat dan Kebiasaan Mejalankan
dengan Konsisten
Orang-orang berpreforma tinggi dan
sukses mempunyai sifat dan kebiasaan yang ketujuh yaitu sifat dan kebiasaan selalu mempunyai dan berusaha mencari petunjuk jalan, dan Petunjuk Jalan adalah semua
Kekuatan yang dibutuhkan oleh Orang-orang Sukses untuk menjadi Pemenang dan
terus menang. Kekuatan-kekuatan sebagai petunjuk jalan adalah :
- Kekuatan Fokus;
- Kekuatan Ketetapan Hati;
- Kekuatan Kesabaran dan Kegigihan;
- Kekuatan Mencintai Manusia;
- Kekuatan Belajar melalui Observasi dan Bertanya.
”Cara terbaik untuk
memprediksi masa depan adalah dengan menemukannya”, sebagaimana disebutkan oleh Alan
Kay.William Feather berkata bahwa ”Kesuksesan tampak sebagian
besarnya sebagai sesuatu yang tertunda, hingga orang lain melepaskannya”. Alama Iqbal pernah menyatakan
bahwa ”Orang Sukses adalah mereka yang bisa menghentikan
memfokuskan diri pada berbagai pengalaman buruk dan mulai memfokuskan diri
dengan semua pengalaman yang menyenangkan, karena mereka benar-benar tertarik
untuk mengubah hidup mereka. Adalah kebulatan tekad, bukan otak yang menentukan
kesuksesan dalam hidup”.
Alexander Graham Bell berujar bahwa
”Kekuatan apakah ini, saya tidak dapat
mengatakannya; Semua yang saya tahu adalah bahwa kekuatan ini ada
dan menjadi ada hanya ketika seseorang berada dalam kondisi dimana dia
mengetahuinya secara nyata apa yang dia inginkan dan sepenuhnya berketetapan
hati untuk tidak berhenti sampai menemukannya”. Sedangkan Henry Ford berkata
bahwa ”Orang yang kehilangan harta telah kehilangan
banyak; Orang yang kehilangan kawan telah kehilangan lebih banyak lagi; Namun
orang yang kehilangan keberanian, maka dia telah kehilangan segala-galanya”.
Kekuatan yang merupakan sebuah
mukjizat adalah kekuatan Kasabaran dan Kegigihan Sesungguhnya Allah bersama
dengan orang-orang yang Sabar (Al – Baqarah : 153). H. Ross Perot pernah
berujar ”Kebanyakan orang menyerah pada saat mereka hampir
meraih kesuksesan. Mereka berhenti pada garis satu yar. Mereka menyerah pada
menit terakhir, satu kaki dari garis kemenangan”,.
Sedangkan John D Rockfeller pernah
berkomentar bahwa ”Saya tidak berpikir ada kualitas lain yang begitu
esensial untuk meraih kesuksesan yang serupa dengan kualitas keteguhan
hati. Ia mengatasi hampir segala sesuatu, bahkan alam”. Maka sesungguhnya hanya
orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas (Az –
Zumar : 10).
Michael Leunig berkata bahwa ”Tujuan hidup
sesungguhnya adalah melayani dan menolong orang lain. Saling cinta mencintailah
kalian dan kalian akan bahagia. Hal itu sama-sama sulit dan mudahnya”. Jangan mengkritisi manusia.
Tuhan sendiri tidak menghakimi manusia hingga sampai ajalnya. Carilah
kebahagiaan pada apa yang anda berikan, bukan pada apa yang anda dapatkan. ”Jika anda ingin
dicintai, cintailah”, sebagaimana dinyatakan oleh Seneca.
Ketika bergaul dengan manusia,
berarti kita tidak sedang bergaul dengan logika, namun dengan makhluk yang
memiliki emosi, makhluk yang tetap bertahan dengan prasangka, kebanggaan motivasional
dan kesombongan. Orang yang besar menunjukkan kebesarannya dengan cara
memperlakukan orang kecil dengan baik. Jika anda menanyakan sebuah pertanyaan
yang bodoh, maka anda akan tampak bodoh sekali saja, namun jika anda tidak
menanyakan pertanyaan itu maka anda akan menjadi bodoh selamanya(Perbahasa
Cina).
Orang yang tidak dapat bertanya
tidak dapat hidup (Pribahasa Kuno). Bertanyalah dan anda akan menerima, carilah
dan anda akan menemukan, ketuklah dan pintu akan terbuka untuk anda. “Selalu ada sebuah
jawaban yang indah untuk seseorang yang selalu bertanya dengan pertanyaan yang
lebih indah” (E E Cummings).
Ø Sifat dan Kebiasaan Hidup dengan
Karakter yang Kuat
Sifat dan Kebiasaan hidup
orang-orang berperforma tinggi dan sukses adalah kebiasaan mereka untuk menjalani hidup mereka dengan karakter mereka
sendiri, sebagaimana pernah dinyatakan oleh John Wooden yang
menyatakan bahwa ” Lebih berkonsentrasilah pada karakter anda daripada reputasi anda.
Karena karakter adalah diri anda yang
sebenarnya, sedangkan reputasi adalah semata-mata apa yang orang lain
pikirkan tentang anda”.
Kemampuan dapat mengantarkan kita ke
puncak prestasi, namun karakterlah yang dapat mempertahankannya. Kebanyakan
kita semua menginginkan kesuksesan dan kebahagiaan, namun sayangnya, kita semua
tidak mau membayar harganya, dan
harga sebuah kesuksesan itu
adalah berupa sebuah Karekter.
Karekter menurut kamus Oxpord
didefinisikan sebagai sifat atau
karakteristik kolektif yang membedakan
seorang manusia, sebuah kekuatan
moral dan sebuah reputasi baik.
Heraklitus pernah berujar bahwa ”Karakter manusia adalah
Tuhan pelindungnya”. ”Berilah saya keindahan jiwa; Pastilah keindahan jiwa dan
raga manusia akan menyatu”, merupakan pernyataan dari Socrates.
Faith Baldwin berkata ”Karakter terbentuk secara perlahan, namun ia dapat
hancur dalam sekejap”.Sedangkan Bruce Barton pernah barkata bahwa ”Tidak ada
sesuatu yang istimewa yang dapat diraih kecuali oleh mereka yang berani
mempercayai bahwa sesuatu dalam diri mereka adalah luar biasa untuk
lingkungannya”.
Lord Chesterfield pernah menyatakan
bahwa ”Karakter harus dijaga agar tetap bercahaya dan
bersih”. Bertanggungjawablah terhadap standar yang lebih tinggi
daripada yang orang lain harapkan dari andan(Henry Ward Beecher). Dan Vince Gill
pernah menyatakan bahwa ”Kesuksesan selalu bersifat
sementara ketika semuanya berlalu dan hanya satu yang akan tersisa yaitu
karakter anda”.
Aristoteles pernah menyatakan bahwa
”Seharusnya kita berprilaku kepada rekan-rekan kita
sebagaimana kita ingin mereka berprilaku kepada kita”. Barangsiapa yang tetangganya
tidak aman dari lidah dan tangannya, maka dia bukan dari golongan kami (Al
Hadist). Alama Iqbal berkata ”Dengan anugrah karakter dan
cita-cita yang sehat, sangat mungkin sekali membangun ulang dunia yang penuh
dosa dan penderitaan ini menjadi sebuah surga nyata”. Plutarch menyatakan bahwa ”Karakter adalah
kebiasaan sederhana yang berlangsung lama”. Dan Lou Holth pernah menyatakan
bahwa ”Kerjakanlah yang benar, kerjakan yang terbaik.
Perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan oleh orang lain”. Serta PB Fitzwater menyatakan
bahwa ”Karakter adalah jumlah akhir dan pilihan total
seseorang”.
Ø Sifat dan Kebiasaan Hidup Mereka
Melayani Sesama Manusia
Sifat dan Kebiasaan hidup
orang-orang yang berpreforma tinggi dan sukses yang adalah laksana menanam
pohon, dimana anda tidak berharap duduk di bawah naungannya”. ”Takdir tinggi
seorang individu adalah untuk melayani bukan kesembilan adalah kebiasaan dan sifat menjalani hidup dan kehidupan mereka dengan sikap melayani kepada sesama manusia dan semua
makluk ciptaan Tuhan. Setiap kebaikan adalah Shadaqah (Al – Hadist).
Brooker T Washington pernah berkata bahwa ”Jika anda ingin
mengangkat diri anda, maka angkatlah orang lain”. Konghucu berkata ”Lebih baik menyalakan
sebuah lilin daripada mengutuk kegelapan”. Sesungguhnya orang-orang yang
bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah
pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan pembayarannya kepada mereka,
dan bagi mereka pahala yang banyak (QS : Al- Hadid : 18).
Dan John Wooden menyatakan bahwa ”Anda tidak dapat
menjalani kehidupan yang sempurna tanpa melakukan sesuatu untuk orang lain yang
tidak pernah dapat membalasnya”. Sedangkan Horace Mann pernah
berkata ”Malulah untuk mati hingga anda berhasil menang untuk kemanusiaan”. R J
Baughan berkata ”Alam tidak akan memberi kepada mereka yang tidak
memberi”. Adapun Ruth Stafford Peale menyatakan bahwa ”Carilah sebuah
kebutuhan dan penuhilah”. Robert Collier pernah menyatakan bahwa ”Anda harus menanam
sebelum anda dapat menuainya. Anda harus memberi sebelum anda mendapatkan”. William James
menyatakan, ”Manfaat hidup terbesar adalah menggunakannya untuk
sesuatu yang akan mengekalkannya”. Dengan banyak menanam, maka akan
banyak menuai; Dengan sedikit menanam, maka akan sedikit menuai (Peribahasa
Cina).
Hartmann Von Aue menyatakan bahwa ”Seseorang yang telah
menyelamatkan orang lain berarti dia telah menyelamatkan dirinya sendiri”. Dan orang-orang yang
dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang miskin yang meminta dan
orang miskin yang tidak mau meminta dan tidak mempunyai apa-apa (Al – Ma’arij : 24 – 25). Sedangkan
Axel Munthe pernah berkata ”Apa yang anda simpan untuk
diri anda sendiri akan hilang, tetapi apa yang anda berikan akan anda miliki
selamanya”. Eugene Benge berkata ”Para Peminta-minta tidak
mendapatkan apa-apa. Para pemberilah yang mendapatkan”. Dan John Wesley pernah menyatakan
bahwa ”Kerjakanlah semua kebaikan yang dapat anda
kerjakan, dengan seluruh sarana yang anda mampu, dengan segala cara yang anda
bisa, di setiap tempat yang anda lalui, di setiap saat yang anda lewati, pada
setiap orang yang anda temui, sepanjang anda mampu melakukannya”.
Ø Sifat dan Kebiasaan Menjalani
Kehidupan Bersama Tuhan
Sedang sifat dan kebiasaan kesepuluh atau terakhir dari orang-orang yang berpreforma
tinggi dan sukses adalah kebiasaan dan sifat mereka yang selalu menjalani hidup mereka bersama dan beriringan dengan Penciptanya atau
Tuhan serta selalu mencari Keridhoaan Tuhan Mereka, sebagaimana diungkapkan
oleh Howard Chandler Christy, ”Setiap pagi saya
menghabiskan lima belas menit untuk mengisi pikiran saya khusus untuk Tuhan.
Dan dengan demikian tiada ruang kosong untuk berpikir cemas”.
Dan apabila Kami memberikan
nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri, tetapi ketika ditimpa
malapetaka mereka banyak berdoa (QS : Fushshilat : 51). Marian
Anderson berkata ”Doa berawal ketika kemampuan manusia berakhir”. Sedangkan Gary Gulbranson pernah
berujar bahwa ”Tuhan lebih memperhatikan siapa diri anda daripada
apa yang anda kerjakan, dan Dia lebih memperhatikan apa yang anda kerjakan dari
pada di mana anda mengerjakannya”.
Karena itu, ingatlah kamu
kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah
kamu mengingkari nikmat-Ku ( QS: Al – Baqarah : 152). J A
Spender berkata ”Takut kepada Tuhan ya, tetapi janganlah ketakutan
kepada – Nya”. Dan Iqbal pernah berkata bahwa ”Menyembah Tuhan Yang Esa
meskipun sulit akan menyelamatkanmu dari
menyembah tuhan-tuhan lainnya. Angkatlah diri anda ke tingkat yang Tuhan
sendiri memintanya dari anda sesuai dengan yang anda inginkan sebelum menulis
takdir anda”. Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu
tidak mampu memberikan rizki kepadamu (QS: Al – Ankabut : 17). Tiada Tuhan selain Dia,
hanya kepada – Nya aku bertawakalm (At – Taubah : 129). Ingatlah, hanya dengan
mengingat Allah – lah hati menjadi tentram (Ar – Ra’d : 28) Dan Allah akan memberi
balasan kepada orang-orang yang bersyukur (Ali – Imran : 144). Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, maka pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu
mengingkari nikmat – Ku, maka sesungguhnya adzab – Ku sangat pedih (QS: Ibrahim : 7). Nabi Muhamad
mengatakan bahwa ”Bekerjalah seolah-oleh
engkau akan hidup seratus tahun lagi; Berdoalah seolah-olah engkau akan
meninggal esok hari”.
Kita
harus memutuskan untuk menjadi orang
yang berprestasi, kejarlah impian anda. Jadikan
kehidupan anda sebuah mahakarya dengan bersedia membayar harga kesuksesan.
Orang berprestasi tahu ada harga yang harus dibayar. Dan mereka bersedia
berkorban, berjuang, serta bekerja keras tanpa jaminan kesuksesan apa pun demi
mewujudkan semua impian mereka. Manfaatkan
semua yang akan membantu anda meraih tujuan. Orang sukses terus-menerus mencari
apa yang bisa digunakan untuk mendapatkan keuntungan. Mereka melihat ke depan
agar dapat memposisikan diri di tempat terbaik ketika kesempatan muncul.
Mulailah berpikir ke depan, dengan berpikir dan berencana ke depan, anda akan
mendapatkan keuntungan dalam persaingan.
Yakinlah
pada diri sendiri dan yakinlah anda bisa meraih impian anda. Jika anda
yakin sesuatu itu mungkin dan bersedia melakukan apa pun, selama apa pun, yang
diperlukan untuk menyelesaikannya, kesuksesan hanyalah masalah waktu. Anda bisa
meningkatkan keyakinan diri melalui buku yang anda baca, CD yang anda
dengarkan, dan orang-orang dengan siapa anda berhubungan. Jika menaruh hal-hal
baik dalam pikiran, anda akan menjadi lebih kuat dan lebih yakin pada diri
sendiri. Apa pun keadaannya, anda memiliki kekuatan untuk memilih bagaimana
akan bereaksi. Anda memiliki kekuatan untuk memilih dengan siapa anda akan
berhubungan, apa yang akan anda lakukan dengan waktu luang anda, buku apa yang
akan anda baca, tindakan apa yang akan anda ambil dalam lima menit ke depan
untuk membawa anda lebih dekat ke tujuan. Impian anda ada di sana untuk
diwujudkan. Apakah anda akan menciptakan kehidupan yang luar biasa? Hal itu
adalah pilihan anda. Belajarlah melihat sinar terang di balik setiap awan
mendung. Setiap tantangan mengandung pelajaran besar. Tantangan ditujukan untuk
memperlambat kita agar kita punya cukup waktu untuk mempelajari berbagai hal
yang perlu kita pelajari dalam perjalanan menuju impian kita.
Ketahui apa yang paling penting
bagi anda dan fokuskan semua upaya anda untuk meraihnya. Jika anda memfokuskan
semua upaya pada satu tujuan, kemungkinan sukses anda hampir pasti. Jika anda
membagi fokus pada dua tujuan, kemungkinan sukses anda turun menjadi 66%. Jika
anda memiliki tiga tujuan, kemungkinan sukses anda tinggal 25%. Orang
berprestasi tinggi berfokus pada satu tujuan. Setelah meraihnya, mereka beralih
ke tujuan selanjutnya.
Tantangan terbesar dalam
perjalanan menuju kesuksesan adalah menguasai diri sendiri. Apa pun yang sedang
anda lakukan, akan selalu ada saat di mana anda meragukan diri sendiri,
mengalami konflik batin, serta ingin melakukan berbagai hal yang akan
merintangi anda mencapai tujuan. Teruslah bertanya kepada diri sendiri, “Apa
selanjutnya yang bisa aku lakukan sekarang agar lebih dekat dengan tujuanku?”
Anda mengendalikan semua keputusan anda. Setiap kali memberikan kendali kepada
orang lain, anda berhenti menjadi tuan dari takdir anda sendiri. Setiap kali
mengambil tanggung jawab pribadi atas tindakan anda, anda mempertahankan kendali.
Ambil tanggung jawab dan anda pun akan memegang kemudi kapal kehidupan anda
sendiri. Andalah yang memutuskan apa yang akan terjadi.
Ø Sifat dan Kebiasaan Berani dalam Bertindak
Keberanian bukan berarti tidak
ada rasa takut. Keberanian berarti bertindak meskipun merasa takut. Agar sukses
dalam kehidupan, anda memerlukan dua jenis keberanian, keberanian untuk
bertindak dan keberanian untuk bertahan. Keberanian untuk bertindak muncul dari
keyakinan terhadap diri sendiri. Keberanian untuk bertahan muncul dari
keinginan untuk sukses. Tidak ada yang namanya kesuksesan kilat. Anda harus
membangun landasan dari hari ke hari untuk waktu yang sangat, sangat lama. Anda
harus memetik banyak kemenangan pribadi sebelum mengalami kemenangan publik.
Rumah dibangun dengan satu batu bata setiap kali. Pertandingan sepak bola
dimenangkan dengan satu permainan setiap kali. Bisnis dibangun dengan satu
konsumen setiap kali. Setiap pencapaian besar adalah hasil dari banyak
pencapaian yang lebih kecil.
Seberapa besar anda menginginkan
sesuatu akan menentukan apakah anda akan mendapatkannya. Jika keinginan anda
cukup besar, tidak akan ada yang menghentikan anda dan anda akan menemukan
jalan. Keinginan memberi anda kekuatan untuk membayar harga kesuksesan. Anda
dapat membangun, meningkatkan, dan mempertahankan keinginan dengan membayangkan
secara jelas keinginan itu, menggunakan affirmasi secara tepat, dan berhubungan
dengan orang-orang berpikiran sama. Orang berprestasi tinggi tidak puas dengan
kualitas menengah. Mereka tidak mau menjadi nomor dua. Mereka tidak puas
sekadar berbuat seperti cara orang lain sebelum mereka. Para pemenang selalu
ingin menaikkan standar. Mereka ingin unggul dan ingin apa pun yang mereka
lakukan berkualitas nomor satu. Mereka melangkah lebih jauh. Mereka melakukan
upaya tidak biasa dalam menjalani tugas biasa. Berfokuslah untuk melakukan apa
pun dengan kesempurnaan, dan anda pun akan membangun reputasi yang akan membawa
anda ke puncak.
Orang paling sukses di bidang apa
pun adalah orang yang terus menerus belajar. Mereka secara teratur membaca
buku, mendengarkan program audio pengembangan diri, dan menghadiri seminar.
Mereka memahami aturan ‘slight edge’ (atau ‘keunggulan tipis’). Jika
mempelajari dan menerapkan gagasan baru yang memberikan sedikit keunggulan,
mereka bisa memenangkan persaingan. Jika membaca selama 15-30 menit sehari dan
mendengarkan porgram audio sekali seminggu dalam perjalanan menuju tempat
kerja, tak lama lagi anda akan menjadi ahli dalam bidang anda. Berinvestasilah
pada diri sendiri, maka anda pun akan mulai menghasilkan lebih banyak uang
serta menumbuhkan bisnis anda.
Orang sukses tidak cari alasan.
Walau bisa cari alasan, mereka tidak melakukannya. Alasan merupakan alibi yang
membantu orang menyelamatkan muka ketika mereka tidak memberikan hasil yang
seharusnya. Tak ada yang ingin mendengar alasan anda. Mereka hanya ingin tahu
apa yang akan anda lakukan untuk mendapatkan hasil yang seharusnya anda capai.
Anda hanya perlu bertindak. Bertindak besar. Itulah yang orang sukses lakukan.
Mereka mencari tahu di mana mereka ingin berada dan kemudian melompat ke dalam
arena serta bertindak. Di sepanjang jalan, mereka terus-menerus mengembangkan
diri untuk menjadi semakin ahli.
Posting Komentar untuk "Sifat dan Kebiasaan Orang Sukses"